Minggu, 12 Februari 2012

Surat untuk Mama

Surat untuk Mama

Mamaku yang cantik aku sayang banget sama mama walaupun mama gendut tapi cantik. Mama juga suka marah-marah jadi jelek deh tapi paling-paling cantik sedunia sampe inggris juga bisa. yang penting cantik.

Dari Balqis yang cantik.

     Surat ini saya terima sehari sebelum saya memulai perkuliahan saya. Surat yang ditulis oleh anak kedua saya, Balqis Alisha yang berumur 7 tahun. Setiap hari saya memang menghabiskan waktu saya dengan dia dan kakaknya, bahkan saya mencari pekerjaan yang bisa disesuaikan dengan waktu mereka. Saat keputusan saya akan kuliah lagi membuat dia berpikir bahwa waktu saya akan berkurang banyak untuknya sehingga dia membuat surat yang bertujuan supaya saya selalu ingat dengan dia.
     Yang membuat saya terharu dan bangga adalah kreativitas dia dalam mengirim surat ini. dia menulis di kertas surat yang menjadi koleksi saya sejak saya masig kecil, ditulis tangan, dimasukan ke amplopnya dan diletakkan di atas bantal. Kata-katanya pun dia rangkai sendiri.
      Saya termasuk orang yang kurang kreatif tapi melihat kejadian surat dari Balqis saya langsung berpikir ternyata kreativitas itu bukan turunan, bisa dikembangkan asal ada stimulasi dari lingkungan karena pada dasarnya setiap orang mempunyai bakat kreativitas dalam dirinya. Mengutip kalimat Selo Soemardjan, 1983, "Timbul dan tumbuhnya kreativitas dan selanjutnya berkembang suatu kreasi yang diciptakan oleh seseorang individu tidak dapat luput dari pengaruh kebudayaan serta pengaruh masyarakat tempat individu itu hidup dan bekerja". 
     Kebersamaan saya dengan anak-anak saya yang bisa menstimulus kreativitas mereka. Apalagi dengan Balqis, dia benar-benar merasakan ASI ekslusif dan menghabiskan waktunya lebih banyak dengan saya dibanding dengan orang lain. bahkan sampai sekarang, terkadang dia masih tidur dengan saya. Sehingga saat dia merasa waktu saya akan mulai berkurang dia memutuskan membuat sesuatu yang akan membuat saya untuk selalu ingin cepat pulang. Dan ternyata tujuan dia tercapai karena tujuan akhir saya selalu mereka.

1 komentar:

  1. mbak dian, follow balik blogku yah....
    http://andinialwayssmileforever.blogspot.com/
    klik follow....heheheehe

    BalasHapus